Maafin bunda ya nak..

Published April 9, 2015 by difiya3589

Seringkali kita, atau mungkin saya aja kali ya yang merasa “repot” karena harus ngikutin ritme anak, mau planning A tiba2 si anak tidur jadi ga jadi, atau mau ngerjain ini eeh si anak malah ga bobo2, akhirnya kerjaan ga jadi, mau ini itu si enak lagi kurang sehat jadi reschedule lagi.

Terkadang… atau bahkan mungkin sering,, bergumam.. “deek.. bobo dong, bunda mau ngoreksi nih”..”deek.. bobo ya, bunda mau bikin presentasi buat ngajar”. atau mungkin “deek.. bangun doong.. bunda mau berangkat ngajar”.

Hal hal seperti itu yang harus nya tak boleh terlintas dipikiran atau bahkan sampai keluar dari lisan. Harusnya bersyukur dan dijalani saja dengan ikhlas. Di jalani dengan gembira dan penuh dengan syukur menikmati segala ritme hidup yang Allah berikan.

Adalah saya, ibu beranak satu yang  juga guru honor di sebuah SMA, sudah beberapa kali saya mengajukan resign, tapi qodarullah masih menakdirkan saya bertahan di sekolah ini, sekolah yang juga menghantarkan saya sampai ke bangku kuliah dengan almamater jaket kuning.

Naaak.. bunda minta maaf, harus melibatkanmu hampir di setiap aktivitas bunda. Sejak dalam kandungan, kamu sudah aktif mengajar bareng bunda, diiringi muntah muntah yang ga berhenti sampai usia kandungan 9 bulan, bahkan sampai ada murid bunda yang bilang, ” miss, apa kita perlu sediain plastik atau ember buat miss muntah, biar ga bolak balik ke belakang?”. Kadang bunda cuma bisa tidur di sofa office KI dari pagi sampai siang. Bagaimanapun payahnya kondisi bunda hamil, kita tetap ke sekolah berdua nak, sampai 8 bulan usia mu di perut bunda, bunda juga tetep bawa motor sendiri, bahkan kadang boncengin tante sweety.

Makasih ya ayyasha shalihah, kesayangan bunda. Ketika usia mu 3 bulan sudah bunda ajak ke sekolah, siapapun yang ada di office KI, Maka orang itu yang menjaga kamu. kamu tetep bunda bawa, karena bunda ga mau menitipkan kamu kepada siapapun, sampai akhirnya sekitar 2 bulan nenek yang menjagamu, tapi bunda selalu pulang ketika ga ada jam ngajar, siapa coba yang mau ninggalin bayi lucu kaya kamu naaak.

Ikut bunda ngajar, bahkan sampai ada Ayyasha’s kingdom di sekolah, kadang bunda gendong full dr pagi sampai sore, ini rasanya pundak mau copot, kadang bunda taro meja, kadang juga ada murid bunda yang mangku kamu nak, kamu punya baby sitter banyak di sekolah. Kadang suka ga tega, bangunin ayyasha gelap gelap, langsung mandiin, udah berangkat naik motor dengan suasana jakarta yang masih dingin di pagi hari. kadang juga suka ga tega.kamu cuma tidur beralaskan karpet puzzle naak.

image

image

yang ini di “aquarium” KI

image

ini ayyasha lagi main sama buku di perpustakaan.

image

Ayyasha sayang, Shalihah, ketika usia 7 bulan, disaat kamu mulai ceriwis, bunda udah ga bisa bawa kamu ngajar nak, suara kita saingan,hehe, saat bunda jelasin integral, kamu ikutan bubling,hehe, akhirnya kamu pun harus bunda “rumahkan”. Rasanya ga tenang nitipin kamu ke pengasuh tanpa ada orang yg bunda percaya, akhirnya jatuhlah pilihan itu ke Umi, dengan seorang pengasuh, kamu tetep bunda titipkan ke umi, agar tetap bisa diawasi. Kamu pun dengan riang pagi hari bunda anter ke rumah ummi dan sore hari bunda jemput. Betapa senangnya kamu saat bunda pulang, ada kangen yang membuncah ya nak?, samaa…bunda jugaa.. seharian ngajar di sekolah. Apalagi kalo di sekolah lagi ada masalah..hikss.. rasanya mau pulang aja main sama ayyashaa..

Maafin bunda ya nak, selalu melibatkan Ayyasha di setiap aktivitas bunda, semoga engkau belajar, apa itu perjuangan dan pengorbanan. Semoga kelak saat dewasa engkau akan gigih memperjuangkan impianmu.

image

senangnya Ayyasha pas bunda jemput di rumah ummi.

image

abi, ummi, om baim, abang nawal, kaka icha.

image

ini aktivitas dede dirumah ummi, bantuin ummi ngajar ngaji.

image

Ayyasha sama keluarga bunda di sekolah.. yang paling kanan itu baby sitter..wkwkwkwk

Terima kasih nak, telah berbagi waktumu untuk murid2 bunda, memberikan kesempatan bunda untuk mengamalkan ilmu bunda, agar menjadi jariyah, modal untuk kita berkumpul di Syurga. Semoga kelak engkau jadi seseorang yang dermawan, ikhlas berbagi.

Terima kasih Allah, mengirimkan orang orang baik di sekeliling Ayyasha. Hamba mohon penjagaanMU kepada puteri kecil kami, disaat penjagaan kami tak sampai kepadanya. Agar Engkau senantiasa menjaganya dalam ketaatan dan ketaqwaan kepadaMU. Yaa..Khayrul Hafizhiiin..

Advertisements

3 comments on “Maafin bunda ya nak..

  • Leave a Reply

    Fill in your details below or click an icon to log in:

    WordPress.com Logo

    You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

    Twitter picture

    You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

    Facebook photo

    You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

    Google+ photo

    You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

    Connecting to %s

    %d bloggers like this: