Lelaki yang tak bertepi sabarnya

Published March 3, 2015 by difiya3589

Sekitar 2 tahun lalu, tepatnya tanggal 31 maret 2013. pertama kali saya bertemu lelaki itu. lelaki berkacamata yang selalu menundukkan pandangannya, bukan karena nyari uangnya yang jatuh, hehe..tapi dia benar benar menjaga pandangannya, tak banyak cakap, hanya bicara seperlunya.

Seminggu kemudian dia datang ke rumah bertemu keluarga, dan 2 minggu kemudian dia datang lagi, tapi kali ini tak sendiri, bersama keluarga besarnya. Tepat di hari kartini, 21 April 2013, lelaki itu datang melamar.

2 bulan 8 hari sejak kami pertama kali dipertemukan, Allah menakdirkan dirinya mengucapkan perjanjian yang kuat, mitsaqon ghalizoh. Semenjak aqad terucap, maka sejak saat itu kuserahkan hidupku kepadanya, kuberikan ketaatanku kepadanya, tentunya setelah Allah dan RasulNya.

Lelaki yang belum pernah kukenal sebelumnya, hanya tau lewat biodata yang dikirimkannya melalui seorang kawan. Tapi entah mengapa, tanpa banyak tanya, dia menerimaku apa adanya, dengan segala kebawelanku dipertemuan pertama waktu itu. Tanya ini itu seperti tak ada habisnya, mulai dari keluarga hingga cita-cita. Tapi dia? seingatku dia benar benar tak tanya apapun, yang dia katakan, ketika sesorang tarbiyah, maka insyaAllah dia bisa menjadi istri dan ibu yang baik.

Ternyata setelah menikah, baru keliatan siapa dia sebenarnya. ternyata dia adalah lelaki yang mau membantu istrinya, mulai dari kerjaan sekolah sampe kerjaan rumah. cuci baju, setrika, nyapu, ngepel, masak, sampe belanja ke warung  pun pernah dikerjakan buat bantuin istrinya.

Akhir akhir ini aku lagi suka ngomel ngomel, perasaan ada aja yang ga beres, jadi bawaannya ngedumel sendiri. haha..sebenernya ga hari ini aja sih, tapi sebelum2 nya juga pernah.. 😀
tapi ya tapi yaa…lelaki ituuu…si ayaaaaah… Ya Allaaah..beliau sabar bener ngadepin istrinya yang lagi pms. dia sabaaaar bener kalo ngadepin istrinya yg ngedumel karena kerjaan ga beres, langsung dibantuin bahkan.

Ya Allaaah..walau kadang beliau sibuk sama kerjaan sampe lupa kasih kabar, rasanya ga pantes banget kalo yang disini sewot uring2an..hehe.

Ya Allaaah.. cuma bisa doain ayah selalu. lelaki kebanggaan bunda dan ayyasha. semoga Allah kokohkan aqidahnya. Allah jaga keimanan dan ketaqwaannya. Allaah limpahkan kesabaran tak bertepi menghadapi bunda dan ayyasha. Allah limpahkan keberkahan di setiap aktivitasnya. Allah ampuni dosanya. Allah bimbing untuk selalu mencari rizki yanh halal dan berkah. dan Allah kumpulkan kita bersama di SyurgaNya.

Salam cinta buat Ayah, yang selalu bisa bikin bunda senyum dan ketawa cekikikan dengan lagu lagu dan suaranya yang “merdu” kalo lagi nyanyi, apalagi kalo nyanyi lagu mansyur s. hahaha.

image

image

image

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: