Archives

All posts for the month March, 2015

Negeri Pesakitan

Published March 16, 2015 by difiya3589

Asragfirullahal adzhiiiim…
wa atuubu ilaik..

Wahai Allah yang maha agung..
ampuni kamii..
dan saya bertaubat kepadaMu..

malam ini..sedih..sangaaaat sedih..memohon ampum sebanyak banyaknya kepada Allaaah, atas segala kelemahan, kebodohan dan ketidakberdayaan diri ini.

Rasanyaa.. seperti berada didalam kubangan lumpur yang hitam, bau busuk dimana mana dan tak ada harapan untuk hidup sepertinya. baru saja, saya melihat tayangan tentang peredaran narkoba di sebuah stasiun televisi, saya nggak tahu ini beneran atau rekayasa, tapi denger wawancara antara host nya sama bandar narkoba ini rasanyaaaaaa..saya mau tampar bolak balik orangnya.. segitu rapinya peredaran narkoba, dan dia bilang ga akan pernah habis di negeri indonesia ini..

Ya Allaaah.. bangsa ini seperti bangsa pesakitan, sakit semua bagiannya.. itu masalah narkoba sebegitunya, saya aja baru tau, pergaulan bebas, orang hamil sebelum nikah itu biasa, anak sma pacarannya pake cium peluk dan lebih dari itu… astagfirullaaah.. kekerasan fisik maupun kekerasa seksual pada anak anak sudah rak asing.. ya Allaaaah.. lindungi anak anak kami…

Belum lagi kondisi bangsa iniii.. harga beras naik, harga listrik naik, harga kebutuhan pada naik, cuma nilai tukar rupiah yang turun, stabilitas politik dan ekonomi gak bener bangeet.. Ya Allaaaah.. rasanya semuanya ga beres banget yaaa..

tapiii…

lebih baik menyalakan lilin daripada menggerutui kegelapan..

daripada saya terus ngoceh tentang segala keburukan yang ada di bangsa ini, mungkin bisa ga habis habis… Ya Allaaaah.. bimbing hamba bisa menjadi orang orang yang menyalakan lilin, memberi penerangan.

Ya Allaaah.. semoga kelak ENGKAU HADIRKAN PEMIMPIN YANG AMANAH DI NEGERI INI..
orang orang yang bisa menegakkan NAMAMU DI BUMI INDONESIA INII…

YA ALLAAAAH..
ROBBANA ZOLAMNA ANFUSANA WAILLAM TAGFIRLANA WATARHAMNA LANAKUUNANNA MINAL KHOSIRIIIN…

Lelaki yang tak bertepi sabarnya

Published March 3, 2015 by difiya3589

Sekitar 2 tahun lalu, tepatnya tanggal 31 maret 2013. pertama kali saya bertemu lelaki itu. lelaki berkacamata yang selalu menundukkan pandangannya, bukan karena nyari uangnya yang jatuh, hehe..tapi dia benar benar menjaga pandangannya, tak banyak cakap, hanya bicara seperlunya.

Seminggu kemudian dia datang ke rumah bertemu keluarga, dan 2 minggu kemudian dia datang lagi, tapi kali ini tak sendiri, bersama keluarga besarnya. Tepat di hari kartini, 21 April 2013, lelaki itu datang melamar.

2 bulan 8 hari sejak kami pertama kali dipertemukan, Allah menakdirkan dirinya mengucapkan perjanjian yang kuat, mitsaqon ghalizoh. Semenjak aqad terucap, maka sejak saat itu kuserahkan hidupku kepadanya, kuberikan ketaatanku kepadanya, tentunya setelah Allah dan RasulNya.

Lelaki yang belum pernah kukenal sebelumnya, hanya tau lewat biodata yang dikirimkannya melalui seorang kawan. Tapi entah mengapa, tanpa banyak tanya, dia menerimaku apa adanya, dengan segala kebawelanku dipertemuan pertama waktu itu. Tanya ini itu seperti tak ada habisnya, mulai dari keluarga hingga cita-cita. Tapi dia? seingatku dia benar benar tak tanya apapun, yang dia katakan, ketika sesorang tarbiyah, maka insyaAllah dia bisa menjadi istri dan ibu yang baik.

Ternyata setelah menikah, baru keliatan siapa dia sebenarnya. ternyata dia adalah lelaki yang mau membantu istrinya, mulai dari kerjaan sekolah sampe kerjaan rumah. cuci baju, setrika, nyapu, ngepel, masak, sampe belanja ke warung  pun pernah dikerjakan buat bantuin istrinya.

Akhir akhir ini aku lagi suka ngomel ngomel, perasaan ada aja yang ga beres, jadi bawaannya ngedumel sendiri. haha..sebenernya ga hari ini aja sih, tapi sebelum2 nya juga pernah.. 😀
tapi ya tapi yaa…lelaki ituuu…si ayaaaaah… Ya Allaaah..beliau sabar bener ngadepin istrinya yang lagi pms. dia sabaaaar bener kalo ngadepin istrinya yg ngedumel karena kerjaan ga beres, langsung dibantuin bahkan.

Ya Allaaah..walau kadang beliau sibuk sama kerjaan sampe lupa kasih kabar, rasanya ga pantes banget kalo yang disini sewot uring2an..hehe.

Ya Allaaah.. cuma bisa doain ayah selalu. lelaki kebanggaan bunda dan ayyasha. semoga Allah kokohkan aqidahnya. Allah jaga keimanan dan ketaqwaannya. Allaah limpahkan kesabaran tak bertepi menghadapi bunda dan ayyasha. Allah limpahkan keberkahan di setiap aktivitasnya. Allah ampuni dosanya. Allah bimbing untuk selalu mencari rizki yanh halal dan berkah. dan Allah kumpulkan kita bersama di SyurgaNya.

Salam cinta buat Ayah, yang selalu bisa bikin bunda senyum dan ketawa cekikikan dengan lagu lagu dan suaranya yang “merdu” kalo lagi nyanyi, apalagi kalo nyanyi lagu mansyur s. hahaha.

image

image

image