Archives

All posts for the month February, 2015

menanamkan minat baca pada anak

Published February 24, 2015 by difiya3589

tulisan ini sebenernya ringkasan diskusi dengan ibu2 dari grup institut ibu profesional regional jakarta03. dipandu oleh bunda mimi. disini saya belajar dan bertekad untuk membuat anak mencintai membaca, bukan hanya bisa baca, tapi CINTA.. yap..cinta membaca..

Buku adalah sesuatu yang bila qt membacanya,
Makin banyaklah kekayaan kita..
Makin kuat kepribadian kita…
Makin luas kekuasaan kita…
Makin kokoh raga kita…
Makin kaya perbendaharaan kita…
Makin lapang dada kita…
Serta menjanjikan penghargaan dari masyarakat dan persahabatan para raja….

(Abu Amr Al jahizh)

berikut ringkasan diskusinya..
boleh diskusi langsung dgn bunda mimi ( sengaja beliau memberikan nomor hp dan pin bb untuk kawan2 pembaca).

Manfaat Membaca

Oleh Mimi Fairuza
+62 858-1435-1455
2671C41B

Ada kutipan bagus dari sayyidina Ali bin Abi Thalib r.a

“Ilmu itu lebih baik daripada harta.
Ilmu menjaga engkau dan engkau menjaga harta.
Ilmu itu penghukum (hakim) dan harta yang terhukum.
Harta itu kurang apabila dibelanjakan.
Tapi ilmu bertambah bila dibelanjakan…..

🌸🌸🌸

Kenapa ya kita perlu suka membaca? Dan kenapa hal ini perlu kita ajarkan dan tumbuhkan pada anak2 generasi kita??

1. Menambah kosakata anak yang berujung pada mudahnya dlm berkomunikasi.

Melalui membaca, anak akan terbiasa mendengar berbagai kosakata baru. Ini akan memperkaya mereka dalam memahami berbagai kata yang ada disekitar mereka. ini juga merupakan  salah satu cara yang paling efektif untuk membuat otak agar lebih berkembang karena anak dirangsang untuk memperkaya “bahasa” mereka.
Dengan kosa kata yang banyak ini akan memudahkan ia dalam berkomunikasi. Mengungkapkan perasaannya. Memberitahu sebuah nilai dan edukasi menjadi lebih mudah.
Banyak permasalahan emosi itu berawal dari keterbatasan anak kita dlm berkomunikasi

2. Anak belajar berfikir logis

Membaca melatih anak untuk berpikir logis. Membaca juga membantu kemampuan berpikir awal mereka. Saat nda bunda membacakan buku untuk anak, mereka jg akan belajar untuk memahami sebab dan akibat, belajar untuk menjunjung tinggi logika, serta berpikir secara abstrak. Anak juga akan belajar mengenai konsekuensi dari suatu tindakan, dan dasar-dasar apa yang benar dan salah. (Hal2 spt ini dapat didukung dr media buku2 karakter)

Saya pernah menjadi seorang guru dan terasa sekali perbedaan saat sy sedang berbicara dengan anak yang dirumahnya dilatih membaca dengan yang tidak. Biasanya anak yang rutin dibacakan buku. Ia lebih mudah diatur. Mudah mengikuti sebuah instruksi. Mudah memberi pemahaman kepadanya tentang sebuah nilai kebaikkan. Manfaat dan sebab akibat

3. Membaca melatih konsentrasi anak

Anak yang suka membaca biasanya ia lebih lamaa fokus ketimbang yang tidak suka. Karena dr proses membaca ia terlatih untuk duduk tenang mendengarkan. Memproses informasi agar diterima dgn baik.

* pengalaman saya ketika membacakan buku anak2 dilingkungan. Biasanya anak2 yang tidak terbiasa membaca apalagi tv menjadi pengisi waktunya. Saat dibacakan buku cerita bersama. Anak yang tdk terbiasa membaca dan mendengarkan ia lebih cepat gelisah. Hanya beberapa menit fokusnya mendengarkan setelahnya ia teralihkan perhatiannya dgn kegiatan lain.
Padahal. Fokus dan konsentrasinya anak2 mendukung sekali pembelajarannya disekolah. Berapa banyak anak2 yg bermasalah soal pelajaran disekolah bukan krn ia tdk bisa. Tp krn ia sulit untuk fokus

4. Membaca membuat anak menjadi lebih imajinatif dan kreatif.

Saat anak2 suka membaca biasanya rasa ingin tahunya menjadi sangat besar. Dari sinilah pintu ilmu masuk kedalam fikirannya. Ia mau mencoba dan menyukai hal2 baru
Hal ini menjadi motivasi untuk ia berkarya melakukan dan menghasilkan sesuatu karena ilmu baginya mampu mengembangkan dirinya dan menjadi modal dasar bagi kehidupan anak2 kedepannya

5. Membaca membuat anak berfikir kritis.

Ketrampilan berfikir kritis sangat diperlukan diera saat ini. Yang semua informasi bebas masuk kapan saja dimana saja. Anak2 yang terlatih membaca biasanya ia pandai menganalisa sebuah masalah dan mengurainya. Ia punya dasar dr apa yang ia lakukan. Karena selain logikanya yang maksimal kecerdasan emosi dan spiritualnya mengiringi (ini juga berpengaruh besar dr bacaan2 yang anak kita konsumsi)

Itu kenapa penting bagi kita selain menumbuhkan minat bacanya juga menyelksi dan memprioritaskan buku bacaan mana yang sebaiknya kita berikan lebih dulu pd anak2 kita terutama diusia dininya

Untuk alasan kenapa kita perlu membuat anak suka membaca cukup disitu ya…

🌸🌸🌸

Sekarang saya mau bahas. Apa sih hambatan bagi kita para orang tua dlm menumbuhkan minat baca anak???

Hal ini kemungkinan penyebab anak menjadi tidak suka membaca…

1. Lelah

Kalau sudah lelah biasanya anak enggan membaca. Mereka pasti memilih tidur2an sambil melukkin mainan kesayangannya. Kelelahan spt ini lebih susah dihindari diusia anak yang memang lg senang2nya main. Jangankan anak yg beraktifitas. Kita aja yang ngeliatin ikutan lelah. Hihihi

Antisipasinya coba bacakan buku yang lucu dan menghibur. Selain lelahnya terobati anak kita pun bs akrab dgn buku.

Untuk anak usia dini yg lg banyak bergerak dan sulit saat diajak membaca. Ajak ia baca sebelum tidur dimalam hari saat kondisi fisiknya mulai redup dan mudah dimasukkan kebaikkan

2. Tidak ada bahan bacaan yang sesuai dengan minat.
Penyakitnya orang tua diusia dininya anak. Budget beliin mainan dan baju lebih besar ketimbang budget buat beli buku.
Saya lihat anak2 usia dini bajunya cantik2. Menawan. Menarik.jilbabnya lucu2 tp untuk buku budgetnya minim(udah kehabisan duluan buat beli baju)
Pemilihan dan pemberian buku diusia ini masih sebatas asal ada. Padahal pentingnya memulai sebuah kebaikkan dr usia dini anak
Kalaupun mau dibandingkan anak2 kita yg lebih besar. Bisa jadi bukunya banyak buku paket kurikulum sekolah ketimbang koleksi pribadi
Menumbuhkan minat baca anak terlalu sulit untuk mengandalkan buku2 paket sekolah

3. Televisi dan games

Haree genee ga punya tivii??

Sikotak ajaib ini sudah umumnya menjadi teman akrab. Tempat mencari informasi. Tujuan rekreasi. Pelepas penat. Hingga mengambil peran sebagai pengasuh atau baby sitter. Loh?
Tv jadi obat penenang no.1 buat anak2 kita. Kalau ibu sibuk setelin aja tv atau vcd berjam2 anak kita akan anteng

Untuk tv dirumah. Sebaiknya sangat dibatasi dan dikondisikan supaya tv jadi alternatif paling akhir untuk mjd pengisi waktu bagi keluarga kita.

Siasatnya agar anak tak suka tv

Letakkan tv jauh dr jangkauan anak2 (spt halnya racun tikus 😛 yg slalu ada pesan untuk dihindari. Jangan taruh tv ditempat yang mudah dijangkau dan kondisikan tempat untuk menonton jangan terlalu nyaman(ga usah ditaruhin bantal guling. Taruh dipojokkan. Beli tv ukuran kecil. Simpan remote tv saat anak menonton sendiri. Agar kita mudah memilihkan saluran yg “sedikit aman”

Dulu siasat saya menghentikan tv dan melenyapkannya dr rumah atas kesadaran dan pilihan anak2 adalah membiarkannya runyek dan tak enak ditonton.akhirnya anak sy jenuh sendiri nonton tv bukan bikin senang malah bikin pusing. Hihihi

Dan saya latih berfikir kritis terhadap tontonan yg banyak menampilkan adegan tdk baik dgn busana yang minim. Akhirnya ia merasa tak baik untuknyam dr situ ank sy memilih untuk menjaga penglihatannya dgn tdk menonton tv

4. Pengaruh keluarga dan lingkungan

Benar yg bunda2 td bilang. Semua dimulai dr diri sendiri. Dari bagaimana kita mencintai buku dan ilmu. Semua berawal dr teladan. Jd mulailah mencintai buku agar anak2 kita mencintai ilmu. Jika sulit diusia kita yg skrg. Bacalah dan bacakan buku yang anak2 kita miliki

5. Cara pengajaran yg menimbulkan kesan buruk dan kurikulum sekolah yang membelenggu

Anak bisa menjadi tdk suka membaca krn ada perasaan trauma.
Trauma?ya. Hal ini bs muncul krn proses pengajaran membaca yg terkesan menyeramkan bagi anak. Bisa krn diawal kita lebih fokus membuat anak bisa membaca ketimbang menumbuhkan rasa sukanya terlebih dulu kepada buku

Karena sulit baginya belajar membaca apalagi kalau memulai untuk “bisa membaca” diusia dini membuat ia menjadi “enggan membaca” dikemudian hari

Anak2 yang sudah mengenal bangku sekolah tdk otomatis jd suka membaca. Ini terjadi bukan hanya di indonesia bahkan diAmerika serikatpun mengalami hal yg sm. Bahkan penelitian disana menyebutkan bahwa kebiasaan membaca seorang anak menurun drastis seiring pertambahan usia.

Guru sibuk mengejar target kurikulum,sertifikasi sampai tak sempat memperluas pengetahuannya dgn membaca dan merangsang anak membaca. Dirumahpun ortu minim mendukung kegiatan yang membuat anak suka membaca.

naah..ini bonua foto ayyasha lagi main sama buku..hehe

image

image

Advertisements

My little angel is coming

Published February 16, 2015 by difiya3589

Tulisan ini dibuat saat ayyasha sudah berusia 11 bulan 3 hari.. tidak sampai sebulan lagi, malaikat kecil kami genap berusia 1 tahun. Tulisan ini dibuat sebagau kenang-kenangan buat ayyasha.. agar ketika dia besar, dia bisa tahu bagaimana Ayah dan bundanya begitu menyayanginya..

Siang itu, kamis 13 maret 2014, sekitar jam 9an, ayah pulang dr kantor untuk menjemput bunda kontrol ke RS Hermina Pasteur. Sebenarnya hari ini adalah due date nya ayyasha lahir, tepat di pekan ke 40. Sebelum berangkat ke RS, ayah sempat berinisiatif untuk bawa tas besar yang udah dipersiapkan buat ke rumah sakit ketika ayyasha lahir, cuma karena bunda ngerasa ga ada tanda-tanda pengen lahiran, akhirnya tasnya ga jadi dibawa, soalnya takut malu..dah bawa bawa tas gede..eeh..ga jadi lahiran..hehehe..

Sesampai dirumah sakit, pas nunggu antrian, ayah sempat bilang kalo ayah males balik ke kantor, hehehe..pengennya nemenin bunda aja, takut tiba-tiba bunda mules-mules, maklum kami dibandung cuma berdua, ada saudara sih, uwaknya ayyasha, tapi ga enak juga kalo mau lahiran ditemenin sama org lain, enak mah ditemenin suami ya…

Sekitar jam 11, ayah dan bunda masuk ruangan dokter Anna, seperti biasa ditanyain udah mules apa belum, dan bunda emang belum mules sama sekali. Padahal mah udah dikasih obat pelunak mulut rahim, udah ngepel jongkok, udah jalan melulu, nyuci juga..tapi mah emang dasarnya Allah belum kasih mules, jadi ya sabar aja. Tapi..tapiii… pas di usg, ternyata air ketubannya udah sedikit katanya, cuma bunda ga tau sedikitnya seberapa, intinya udah dibawah batas minimal air ketuban. Dengan kondisi ketuban yang udah sedikit, ayyasha mau ga mau harus segera dikeluarkan dari perut. Emang sih sejak minggu ke 36, bunda suka ngerasa kaya ada air ngerembes. hehe..cuma karena pas cek up semuanya baik baika aja, jadi ngiranya itu air pipis yg ga ketahan..hihihi..dikira mah ngompol gitu..hehe. makanya buat mommies yg udah hamil besar, harus bisa bedain ya, air pipis sama air ketuban, bahkan temen sampe ada yg bawa2 kertas lakmus..hehe..buat mengidentifikasi itu air pipis atau ketuban..

Ada 2 option yang dikasih dokter anna, pertama diinduksi, supaya bunda segera mules dan ada pembukaan sehingga bisa lahir normal. Option yang kedua harus operasi sesar. Kalo dari pengalaman, jarang ada yg berhasil normal dengan case kaya gini. Tapi gapapa, dicoba aja, dokter Anna menyemangati. Keluar dari ruangan dokter Anna, bunda langsung di rujuk ke kamar bersalin. Sebelum ke kamar bersalin, bunda shalat zuhur dulu dan berdoa sama Allah agar memudahkan proses persalinan bunda.

Sekitar jam 1 siang, sebelum di induksi, bunda diobservasi dulu, detak jantung ayyasha di rekam, dan ternyata detak jantungnya ga normal, sangat tinggi, rata rata diatas 180, dan itu emang kedengeran banget di alat perekam detak jantung.. ritme bunyinya cepet banget. Pas dokternya dateng, beliau nanya “ibu stress ya? Jangan stress bu, rilex aja, kalo ibunya stress, dedenya juga ikutan nanti”. “Saya ga stress dok, cuma deg degan takut”. Hahaha..ya iyalah siapa juga yang ga ngeri, seumur hidup ga pernah di infus, ga pernah dipasang alat alat kaya gitu, apalagi mau dinduksi, yang kata org sakitnya bisa 10 kali lipat mules biasa. Akhirnya bunda di terapi oksigen. Katanya biar lebih tenang. Pas bunda diterapi, ayah keluar dulu beli makan, karena ayah belum makan siang. Kalo bunda mah udah dapet makan dari rumah sakit. Hehe.

Kira-kira jam 2.45 dokternya balik lagi ke ruangan dan ngecek bunda, ternyataaa, detak jantungnya ttp tinggi, dan ayyasha gerak gerak terus di perut bunda. Dengan kondisi begini, akhirnya dokternya manggil ayah, bunda sih denger pembicaraannya..hehe.. intinya, ayyasha mengalami kondisi gawat janin, detaj jantung tinggi dan air ketuban tinggal sedikit. Kalau dipaksa untuk di induksi, khawatir kondisi si dede, dengan air ketuban sedikit aja bisa membatasi ruang geraknya dan itu bikin dia stress, ditambah lagi kalo diinduksi, itu ibarat perutnya bunda di press biar mules, akhirnya dengan alasan itu, dokter memutuskan untuk sesar. Hmm..sebenernya takut juga sih.. kalo sesar..apalagi beberapa pekan sebelum bunda lahiran, sempet ad berita heboh, ttg mal praktik seorang ibu yang lahir sesar. Cuma bisa pasrah dan berdoa aja yang banyak sama Allah.

Jam stg 4. Suster dateng bawa berkas berkas yang harus ditandatangani ayah, setelah itu bunda mulai ganti kostum pake baju operasi, dimulai dengan ambil darah di lengan kanan, kemudian ditusuk alat buat masukin infus gitu disebelah kiri, belom lagi suntik alergi, yang rasanya kaya digigit semut, tapi semutnya raksasa..haha..sakiiiit bangeeet..sampe nangis, padahal cuma suntik alergi. Heuheuheu..ini kali pertamanya disuntik suntik, diinfus, demi Ayyasha tercintaaaa…

Jam setengah 5 bunda di bawa ke ruanh operasi. Perasaannya aduk aduk, pas masuk ruang operasi, deg deg seeer luat semua perlengkapan perang buat operasinya. Pokoknya cuma dzikir aja.. istigfar istigfar..semoga kalo meninggal jadi syahid. Daaan..dokter anastesi nya bersiap mau nyuntik obat bius ke tulang belakang. Itu rasanya maknyuuuuuus, kalo ga malu udah teriak deh itu, ga lama kaki berasa kesemutan, setelah itu disuruh berbaring lagi. Daaaaaan..kemudian bunda tertidur lelap. Alhamdulillaah..tidak untuk selamanya..

17.25 bayi mungil, malaikat kecil kami lahir ke dunia, pertama kali dia melihat dunia ini. Saat saya sadar, sudah ada bayi yg dianter suster, dan saat itu juga obat biusny hilang daaaaan rasanya perut seperti di silet silet, ya Allaaaah.sakiiit.. sampe nangis. Nangis kesakitan sekaligus haru ngeliat ayyasha.. sunggu maha besar Allah, makhluk kecil imut imut itu sebelumnya ada diperut bundaa..

image

Ayyasha Hikari Abdillah. Semoga Allah menjadikanmu manusia yang mencintaiNya dan dicintaiNya. Menjadi jalan pintu syurga untuk ayah bunda. Semoga Ayah bunda bisa mendidikmu, menjaga amanah yang Allah berikan. Menjadikan mu hamba Allah yang selalu berusaha keras agar bisa menjadi cahaya, menerangi sekelilingmu, sesuai dengan makna namamu.

image

Ayah hebat. Lelaki kebanggaan bunda dan Ayyasha..